Pemancing ada dua tipe umpan dan mainan. Pemancing umpan menggunakan umpan racikan dan umpan andalan dari alam. Tipe mainan dikenal dengan casting. Pemancing yang menggunakan umpan mainan ini dikenal dengan angler. Tukang membuat ikan marah. Ikan predator adalah sasaran utamanya dari berbagai medan. Ikan air asin dan ikan air tawar. Ada kakap putih alias baramundi sampai ikan gabus alis kutuk.
![]() |
Hilangnya Katup Penutup PE a.k.a Tutup Tension. Kejadian Tragis 20 Mei TKP Tambak Pak Marsekal |
Alat ampuh untuk memancing ikan gabus adalah menggunakan piranti casting. Ada tipe spinning dan ada tipe baitcasting (BC). Sebelum trend Ultralight menyeruak seperti saat ini mancing dengan BC mempunyai penggemar tersendiri. Kontrol yang mudah setelah terlatih dan sistem cepat hentak menjadi andalan casting BC. Akurasi tinggi bagi yang sudah berlatih dengan keras.
Saya menggunakan BC sejak tahun 2017 awalnya iseng sampai jadi ketagihan. Dari tidak bisa apa-apa sering backlash, mbulet dan nyantol. Setelah belajar dari Youtube dari kanal para pemancing yang telah terlebih dahulu menggunakan BC. Memancing casting harus senantiasa menjaga jarak. Sebelum masa Covid-19 pandemi seperti saat ini pemancing pemburu ikan gabus setiap beraksi pasti jaga posisi. Mengingat umpan mainan tajam dan membahayakan jika terlalu berdekatan.
Namanya juga manusia. Para pengguna BC pasti pernah melakukan kesalahan. Berikut adalah beberapa kesalahan yang tidak patut dilakukan dan ulang oleh para pemancing BC:
Kejadian ini kerap dialami oleh pemancing yang menggunakan Reel BC. Keasyikan melempar hingga tidak sadar ada bagian dekat reel yang terlepas. Seperti Cak Jack Gondong yang pernah kehilangan benda ini. Tabung berulir kecil yang digunakan untuk mengatur kencang atau tidaknya tali PE. Tujuannya mencegah backlast alias mbulet internal. Sore tadi di penghujung bulan puasa yang akan mengakhiri prosesi casting ngabuburit rutin di pandemi ini. Tepat tanggal 20 Mei sore di spot andalan dekat Kos -belakang perumahan Pocan- ketika melempar tidak sadar ada suara antara plung dan krosak. Baru tersadar beberapa saat kemudian saat jari akan setting ulang katup mengencang benang PE. Hilang ...tak berbekas. Kemungkinan antara jatuh ke rerumputan di bawah dengan suara Krosak dan kemungkinan kedua jatuh ke dalam air karena ada suara Plung. Sampai rumput sekitar saya acak-acak. Besi imut berulir ini tidak ditemukan. Bagai mencari sebuah jarum di tumpukan jerami. Lupakan pengatur PE dan gunakan jempol andalan sebagai hand rem setiap uncal menggunakan BC.
- Tidak melihat kondisi di belakang
Saat melempar umpan mainan ke tengah atau bagian target adalah menyenangkan. Terlebih suara Jeblar...menyambut artinya ikan makan umpan mainan kita. Tapi sadarkah kita kadang sebelum umpan jatuh ke permukaan terjadi insiden kecil. Pancing tersangkut di dahan pohon atau daun pisang tidak jauh dari tempat kita berdiri. Tentunya ini membahayakan. Joran ujungnya bisa patah dan kita bisa nyajen umpan mahal tidak di air tapi pada ranting pohon terdekat. Itulah perlunya kita mengatur dan mengukur sisi belakang dan atas kita. Jika ada pohon gunakan teknik lempar samping atau bandul.
- Tidak sadar jika joran model sambung
Hal konyol yang pernah saya lakukan saat melempar umpan adalah sambungan terlepas. Ikut terlempar bersama umpan. Melayang jauh ke angkasa lalu ikut jatuh ke air. Jika sendiri tentu tak masalah. Tapi saat mancing bersama tentu ini momen memalukan. Resiko kesalahan ini bisa merusak ring guide paling ujung. Untuk itu perlunya kita memeriksa ulang sambungan joran setelah lemparan kelima.
- Terlalu menggebu dan lupa waktu
Kalau mancing menggunakan tegek, kita hanya duduk pada satu titik. Mengamati pergerakan air dan pelampung. Beda dengan casting, Butuh stamina prima. Lempar gulung lalu pindah tempat. Kadang tidak sadar telah melewati lima tambak orang. Tercerai berai dengan kawan sesama pemancing. Terlalu bersemangat tanpa memperhatikan waktu tentu beresiko. Kecuali niat olahraga. Mancing gabus paling efektif beberapa saat setelah matahari terbit. Uncal pagi istilahnya.. Kalau sore berdasarkan pengalaman sendiri ikan kurang ganas kecuali sehabis hujan. Jangan jalan terlalu jauh sampai lupa waktu dan lupa titik parkir motor.
- Lupa perawatan setelah uncal
Kadang setelah memancing kita tinggal begitu saja piranti. Apalagi mancing di air payau. Tanpa perawatan yang baik resiko alat berkarat mengintai kita. Usahakan selalu membersihkan alat pancing selepas dipakai, bilas ketika kena air asin atau kehujanan dan simpan pada tempat yang layak. Hindarkan dari jangkauan anak kecil.
Itulah kesalahan umum yang sering dilakukan secara sadar atau tidak para tukang casting BC. Apakah anda pernah mengalami masalah di atas?. Mari diskusi bercerita di kolom komentar di bawah. Sala Joran Melungker.
0 Comments