Pulang casting dengan membawa seekor ikan gabus tentu sangat menggembirakan. Berjalan dengan kepala tegak karena ada hasil di tangan. Ada yang setelah mancing langsung dimasak. Ada yang dibagikan. Ada pula yang ditampung. Ikan gabus mempunyai kemampuan bertahan hidup yang luar biasa. Bisa jalan jauh. Kuat hidup berkubang dalam lumpur. Insang ikan gabus super spesial dapat bertahan berjam-jam tanpa masuk ke dalam air. Bagaimana supaya ikan gabus agar awet hidup di dalam bak penampungan?
Bebas Bergerak
Berikut adalah tips asyik agar ikan gabus hidup tidak hanya hari tapi bisa berbulan-bulan.
- Sediakan tempat yang luas. Selama ada air ikan gabus akan senantiasa hidup. Jangan lupa sediakan ruang yang luas. Ikan mudah stres dan cepat mati jika ditaruh pada tempat yang sempit. Stres bahkan keseleo mungkin di dalam penampungan yang berukuran kecil. Usahakan mencari tempat leluasa agar ikan bisa dengan mudah berenang.
- Ganti air secara berkala. Ikan gabus walaupun bisa hidup dalam lumpur. Tapi ketika pindah ke habitat bukan ruang aslinya perlu adaptasi. Minimal perlu diganti air sehari sekali. Air yang mulai keruh bisa membuat ikan gabus mati. Mungkin keracunan minyak albuminnya sendiri.
- Perhatikan halang rintang. Sebagai predator licik, ikan gabus mempunyai kemampuan meloloskan diri yang handal. Di desa emak saya menampung ikan gabus di bak besar di tutup tampa di atasnya dan diberi balok kayu sebagai pemberat. Lengah sedikit ikan gabus bisa loncat. Bahkan dengan halang rintang seadanya, ikan loncat dan memporakporandakan wadah bak ikan.
- Perhatikan ukuran ikan. Ukuran ikan berpengaruh pada ketahanan hidupnya. Ikan gabus jenis babon mempunyai kemampuan untuk bertahan hidup lebih lama. Strategi adaptasi dari ikan babon lebih kreatif, dibanding dengan ikan babon berukuran agak kecil.
- Maksimal dalam satu bak hanya dua ekor. Agar tidak padat dalam satu bak penampungan. Pastikan satu bak dipenuhi ikan tidak lebih dari lima ekor. Ada baiknya diisi dua ekor saja. Siapa tahu menjadi sejoli. Siapa tahu mereka jadian hingga berkembangbiak dalam bak.
Resiko tengkar dalam bak itu pasti. Apalagi beda ukuran. Yang besar bisa menghajar yang kecil. Seperti kasus ikan gabus kanibal di bak penampungan Cak Wid. Ikan yang agak kecil dikanibal oleh ikan gabus yang lebih besar. Resiko jika kita menaruh banyak ikan gabus dalam satu bak. Bisa terjadi perkelahian dan tawuran massal antar gabus.
Itulah tips jitu agar ikan hasil mancing kita tetap hidup dan sehat dalam bak karantina. Kita memancing bukan sekadar mencari asyik sendiri tapi memperhatikan hidup ikan tangkapan kita. Jika memang dibawa pulang perlu dirawat dengan baik. Jika tidak ingin seperti itu, ketika dapat lepas saja CnR-ria. Salam Tultulslup.
0 Comments