"Pak rinio kancaku bar oleh jendil gedhe-gedhe"
Kata Lek Siget yang mengabarkan kejadian dan kejutan yang tidak biasa di hari Minggu. Niat hati ingin casting baramundi di Kalimir apalah daya sedang pesta ikan Jendil. Ikan Jendil itu seperti apa? Ikan ini termasuk ikan bergerombol dan berenang di bawah permukaan. Ikan tak bersisik ini mempunyai kulit yang mulus tapi jangan terkecoh ada duri luar daging yang berbahaya.
![]() |
Jendilers |
Tertanggal 6 Juni 2021 selepas dari mudik singkat ke Lamongan saya beristrihat sejenak dan berniat casting sore di spot Gombal Island. Ada kabar pergerakan ikan kakap putih dan hampala sedang dalam kencang-kencangnya. Awal kemarau membuat ikan baramundi berenang sampau jauh menuju kota dan air yang agak bening menjadi sasaran renang yang riang ikan Hampala, Si Predator Ompong.
Simak Juga:
Selepas dari istirahat sejenak motor saya pacu menuju Kali Jagir. Air sedang masa menuju surut dan spot Gombal Island menjadi pilihan. Alat casting BC terentang dan siap untuk memburu ikan apa saja. Dengan menggunakan umpan spoon yang mulai berkarat dan agak tumpul - sudah beberapa kali gagal strike gabus gara-gara ujung mata kail kurang begitu tajam. Awalnya karena pengaruh angin tali PE sempat mbulet dan setelah itu teratasi ada cobaan lagi. Kurang konsetrasi membuat umpan spoon tersangkut dan harus eksekusi paksa hingga nyajen. Ingin rasanya ikut njebur tapi kondisi badan kurang sip, nanti menunggu musim mulung minnow saja. Akhirnya trip berlanjut mengunjungi para sobat Kalimir yang sedang pesta Ikan Jendil.
![]() |
Olah TKP tragedi hp nyemplung |
"Jare pamitan mancing tapi malah turu" komentar saya pada Pak Ndut yang sedang terbaring santai di bawah pohon Sono. Bersama dengan Lek Siget nampaknya mereka berdua telah memancing lama di sana. Rupanya keduanya sedang santai menikmati air yang semakin surut. Bedanya satunya mancing satunya numpang tidur. Rebahan dan cari angin, katanya gerah kalau di rumah itu panas. Akhirnya sungai menjadi pilihan yang aduhai.
Tak lama setelah itu muncul Abang Jago, pemancing muda legendaris spot Kalimir. Penakluk ikan baramundi dengan teknik ngoncer ikan hidup sebagai umpan dan tadi siang habis dapat banyak ikan jendil/jambal ukuran sandal. Sampai bisa dirupiahkan. Itulah bukti kalau mancing tidak hanya membuat senang tapi bisa menghasilkan. Tak lama setelah itu ada yang datang belakangan. Gandengan lawas ketika memancing di spot Benteng Takeshi sepulang kerja ia melihat kita dan akhirnya ikut nimbung.
Kami santai dan tak lama setelah itu, dengan insting pemancing liar yang kuat. Akhirnya Abang Jago dengan sigap mengatakan kalau sedang ada rombongan ikan Jendil yang sedang berenang di tengah dari arah barat. Sontak ia langsung memasang piranti yang sebelumnye telah dibereskan. Langsung tembak di lokasi pada bagian tengah dan ..strike !!!. One Shoot One Kill. Akhirnya yang lain ikut memasang umpan jangkrik dan turut melemparnya ke tengah sungai. Mengikuti arus. Saya hanya bisa memantau karena tidak siap piranti untuk mancing lempar jauh.
![]() |
Master Kalimir bersatu |
Tragedi Kepathil pun terjadi. Ikan Jendil hasil mancing Bang Jago ditaruh begitu saja di rerumputan. Tak ayal karena turut antusias mengikuti para pemancing saya ikut mbrasak dan Cress...!!! ada sesuatu yang menancap di bawah kaki. Syukur dengan sandal gunung E--g-r yang telah teruji tektok di Gunung Kawi ikan ini hanya menempel, durinya menacap tanpa menembus kulit. Segera saya lepaskan dan terjadilah....Cresss !!! yang kedua. Kali ini mengenai kulit tangan menancap diantara jari jempol dan telunjuk saya. Darah terus mengucur. Saya berupaya tenang dan menghisap darah sendiri mirip drakula incest. Jadilah sore itu saya apes dua kali, nyajen minnow spoon karatan dan kepatil jendil.
![]() |
Pertolongan Pertama Kepathil |
- Pertolongan pertama kedaruratan kepathil ikan Jendil.
- Pastikan tidak ada duri dalam daging, ada duri dalam kulit anda
- Hisap darah yang mengalir sampai agak terhenti
- Ambil daun muda lamtoro, lumat dan taruh di area kulit.
- Nikmati proses pening sedap itu karena itu racun sedang dinetralisir tubuh.
0 Comments